Tuntut Kesejahteraan Petani, PMII dan GMNI Kepung PT Garam

Tuntut Kesejahteraan Petani, PMII dan GMNI Kepung PT Garam
BEJUBEL: Massa aksi PMII dan GMNI padati Jl. Raya Kalianget (Edi Mufty - Sinergi Sumenep)
Tuntut Kesejahteraan Petani, PMII dan GMNI Kepung PT Garam

SUMENEP, SINERGI MADURA - Ratusan massa aksi dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) unjuk rasa ke gedung PT Garam, Sumenep, Madura Jawa Timur, Senin (12/10/2020)

Massa aksi berangkat dari gedung Koni Jl. Urip Sumoharjo, Pabian, Sumenep menuju PT Garam (Persero) Kalianget, sekitar pukul 9.06 WIB menggunakan motor dan pick up.

Sementara di Jl. Raya Kalianget sudah dipagar kawat besi dan dijaga ketat oleh aparat kepolisian, berjarak sekira 1/2 km dari kantor PT Garam.

"Kepolisian benar-benar berpihak kepada PT Garam, kami di sini bukan untuk merusak," teriak orator aksi, Mohammad Nor.

Teaterikal makan garam oleh massa aksi (Edi Mufty - Sinergi Sumenep)

Menurutnya, penghadangan aparat kepolisian terlalu jauh dari PT Garam, sehingga meraka susah untuk menghadap ke gedung tersebut.

Dalam orasinya, Mohammad Nor menegaskan, bahwa kedatangan mereka adalah untuk mengawal nasib petani garam yang hingga saat ini belum jelas dan lebih berpihak pada pihak pemodal.

Baca Juga: Besok, Duet Maut PMII dan GMNI Akan Goyang PT Garam dan DPRD Sumenep

"Kami datang hari ini bukan untuk kepentingan kelompok, tapi demi keresahan petani," lantang Ketua Umum GMNI, Maskiyatun.

Sesekali massa aksi sorak-sorai menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya menunggu kedatangan direktur PT Garam.

Pantauan di lokasi, massa aksi mulai mendobrak pagar besi dan merangsek masuk ke gedung melawan aparat kepolisian yang mengahadang massa aksi.

Setalah berada di depan gedung PT Garam, massa aksi melakukan teaterikal dengan memakan garam. (em/md/fd)


(*)