Pasang

Umat Islam Perlu Tahu 3 Doa Penangkal Ilmu Santet

  • Bagikan
Ilustrasi sedang berdoa kepada Allah Swt
Ilustrasi sedang berdoa kepada Allah Swt (Foto: [email protected]_ajaz_ansr)

LIFESTYLE, SINERGI MADURA – Bicara ilmu santet tentu sangat mengerikan, sebab santet merupakan upaya seseorang untuk mencelakai orang lain tanpa harus menyentuhnya.

Dengan begitu semua orang tidak ingin terkena santet atau segala jenis serangan sihir lainnya, karena hal itu dapat menyebabkan kita celaka atau sakit berkepanjangan, bahkan bisa meninggal dunia.

Pasang

Untuk itu demi melindungi diri dari ganasnya ilmu santet, maka penting bagi kita untuk mempelajari doa penangkal santet agar mendapat perlindungan dari Allah Swt.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut doa atau ayat Al Quran yang bisa menjaga diri kita dari ilmu santet atau ilmu hitam, antara lain:

1. Surat An-nas

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ   مَلِكِ النَّاسِۙ   اِلٰهِ النَّاسِۙ  مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ
الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ  مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Artinya:
“Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”

Baca juga: Berikut Cara Mengetahui Pelaku Santet Menurut Kepercayaan Masyarakat Madura

2. Surat Al- Falaq

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ  مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ  وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ  وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ  وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

Artinya:
“Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”

3. Surat Al-Ikhlas

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ   اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ  لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ  وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Artinya:
“Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa, Allah tempat meminta segala sesuatu, (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.”

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *