UN Resmi Dihapus, Disdik Sumenep Tetapkan Syarat Kelulusan

UN Resmi Dihapus, Disdik Sumenep Tetapkan Syarat Kelulusan
PATUH INPRES: Plt Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan, saat ditemui sebelum Sidang Paripurna di gedung DPRD beberapa waktu lalu (Alan - Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Ujian Nasional (UN) bagi siswa kelas akhir tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tahun ini resmi dihapus.

Plt Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Moh Iksan melalui Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum, Sri Agustina, menjelaskan, penghapusan UN tersebut berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Mendikbud tentang ujian bagi siswa kelas akhir di tengah pandemi COVID-19.

"Penghapusan UN ini mengacu pada SE Mendikbud nomor 1 tahun 2021 tentang penghapusan ujian nasional dan ujian kesetaraan peserta pelaksanaan ujian sekolah di masa pandemi COVID-19," kata Sri Agustina, Jum'at (5/2/2021).

Baca Juga: Satpol PP Sumenep: Belum Ada Aturan JamMalam dari Satgas COVID-19

Kendati demikian, Disdik Kota Keris mengeluarkan syarat kelulusan bagi siswa yang harus dipenuhi oleh seluruh satuan atau lembaga pendidikan di wilayah ujung timur Madura.

Beberapa syarat kelulusan tersebut, sebut dia, meliputi penilaian portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap atau kerakter dan penilaian berperilaku baik.

"Jadi, untuk kelulusan kita serahkan pada masing-masing sekolah dengan kriteria yang telah ditetapkan dan harus dipenuhi oleh lembaga pendidikan," simpulnya.

Sebab, sambung dia, meski di tengah musim Corona, tak sedikit tenaga pendidik atau guru di Bumi Sumekar yang tetap menciptakan inovasi dan memberikan pembelajaran efektif kepada peserta didik.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa para tenaga pendidik sudah melakukan penilaian sambilalu selama masa pembelajaran.

"Artinya guru sudah mengantongi nilai bagi siswanya menjelang ujian akhir," tandasnya. (yt/md/fd)


(*)