Vaksinasi COVID-19 di Sumenep Ditunda

Vaksinasi COVID-19 di Sumenep Ditunda
SERIUS: Kadinkes Sumenep, Agus Mulyono, saat memberikan penjelasan rencana vaksinasi di Graha Arya Wiraraja Pemkab Sumenep, Senin 11 Januari 2021 (Ubay Shabaro - Sinergi Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap pertama untuk Kabupaten Sumenep dipastikan masih akan direalisasikan pada bulan Februari 2021 mendatang. Namun untuk tanggal pelaksanaannya masih menunggu informasi lebih lanjut dari Pemprov Jawa Timur.

Kepastian vaksinasi tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, Agus Mulyono. Dia mengatakan, pihaknya telah menerima surat instruksi pelaksanaan vaksinasi untuk Kabupaten Sumenep langsung dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Dinkes Pemprov Jatim pada Senin sore (11/1) kemarin.

"Surat pelaksanaan vaksinasi Covid di Sumenep bernomor SR.02.06/II/80/2021. Dalam surat ini Sumenep dijadwalkan mendapatkan vaksin pada tahap I termin dua, tahap ini di bulan Februari," ungkapnya kepada media ini, Rabu (13/01/2021).

Dosis vaksin yang akan diterima oleh pemerintah Sumenep juga belum jelas. Karena menurutnya, berdasarkan data perencanaan vaksinasi dimana tahap awal menyasar sekitar 3.767 nakes atau tenaga kesehatan, saat ini masih menunggu verified data oleh Kemenkes RI.

Baca Juga: Vaksinasi COVID-19 di Sumenep Dijadwal Tanggal 15 Bulan Januari

Agus mengungkapkan, pihaknya akan pro aktif untuk selalu mengupdate perkembangan jadwal vaksinasi dari pemerintah Jawa Timur. Hal itu ia lakukan untuk mengetahui kepastian kapan tanggal pelaksanaan vaksinasi tahap pertama untuk kabupaten berlambang kuda terbang.

"Karena Sumenep sudah fiks akan mendapatkan vaksin bulan Februari, maka untuk pelaksanaan vaksinasinya kemungkinan juga Februari," lanjutnya.

Lanjut, Kadinkes Agus mengatakan, saat ini pihaknya sudah menyiapkan tempat untuk vaksin yang nanti akan dijemput ke Pemprov Jatim. Tempat tersebut berada di area kantor Dinkes yang beralamat di jalan DR Cipto Kota Sumenep.

"Sudah kita siapkan segala sesuatunya untuk penyimpanan vaksin di Sumenep. Jadi, pengelola dan penjaganya sudah ada semuanya, kita tinggal melakukan penjemputan kalau vaksinnya sudah tersedia di Jawa Timur," katanya.

Sebelum mengakhiri penjelasan, Agus menegaskan, vaksinasi tahap awal nanti akan menyasar tenaga kesehatan, kemudian tahap selanjutnya baru akan menyasar petugas pelayanan publik.

"Tahap ketiganya nanti masyarakat umum yang rentan terjangkit virus Corona," pungkasnya. (us/md/fd)


(*)