Pasang

WUB Pamekasan Dapat Suntikan Dana Rp 51.900.000 dari BNI

  • Bagikan
WUB Pamekasan Dapat Suntikan Dana Rp 51.900.000 dari BNI
LANGSUNG: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat menerima bantuan bina lingkungan dari Bank Negara Indonesia (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASANSINERGI MADURA – Program Wirausaha Baru (WUB) binaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur semakin didengar perusahaan yang berada di Madura.

Hal ini tampak saat Pemkab Pamekasan kembali mendapat bantuan berupa sejumlah alat produksi dengan nominal total Rp 51.900.000 dari Bank Negara Indonesia (BNI). Pemberian bantuan secara simbolis ini bertempat di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan.

Pasang

Dalam kesempatan itu, hadir sejumlah pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Pemimpin Cabang BNI Madura, Rahmat Mudji, serta beberapa pejabat penting di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

“Terimakasih saya sampaikan atas bantuan dan kerja sama ini. Semoga kerja sama baik ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. Karena bantuan ini memang untuk masyarakat,” ujar Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat sambutan, Kamis (2/9/2021).

Dijelaskan Baddrut, program WUB di samping memberikan pelatihan secara gratis kepada masyarakat, juga memberikan bantuan alat yang dananya bersumber dari corporate social responsibility (CSR) sejumlah perusahaan.

Setelah itu, pihaknya memberikan pinjaman modal dengan bunga nol persen hingga membantu pemasaran baik online ataupun offline agar usaha mereka bisa berjalan sesuai harapan.

“Karena saya melihat Madura dari Suramadu saja seperti pasar besar. Songkok, sandal, sepatu, sarung yang kita pakai tidak ada yang diproduksi di Madura. Makanya kami membuat program WUB ini,” tegas Bupati muda ini.

Bupati dengan panggilan Mas Tamam ini melanjutkan, kalau program WUB bertujuan membangun ekonomi masyarakat dari bawah. Berkat program itu, masyarakat Pamekasan yang mengikuti pelatihan mampu memiliki usaha. Mulai usaha produksi songkok, sandal hingga usaha snack.

Bantuan alat produksi untuk peserta WUB tidak hanya saat ini saja. Bahkan beberapa hari sebelumnya, juga sudah banyak pihak berikan bantuan alat yang datang dari sejumlah perusahaan yang ada di Bumi Gerbang Salam.

Sementara itu, Pemimpin BNI Madura, Rahmat Mudji berharap, bantuan alat tersebut bisa bermanfaat kepada masyarakat dan mampu mengembangkan usahanya dengan baik.

Sehingga keberadaan WUB sebagai warna baru memajukan masyarakat Pelosok dalam konsep Desa Tematik yang digadang-gadang optimal sejahterakan rakyat.

“Jumlah alatnya sekitar 20 unit, diantaranya mesih sol sepatu, mesin jahit dan beberapa alat lainnya. Harapan kami bisa dimanfaatkan maksimal lah,” ucapnya. (rz/an/fd/adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *